Seputar Pendaftaran Siswa Baru

Tulisan Terbaru

Pelajari cara cepat mencari tulisan yang anda butuhkan DISINI
Loading

Kamis, 16 Juni 2011

Beda Hacker dengan Cracker


Dalam dunia keamanan komputer, hacker merupakan seseorang yang berkutit di dunia kemanan komputer, mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat. Biasanya istilah hacker identik dengan konotasi negatif, yaitu black-hat hacker (hacker kriminal, mereka yang menerobos keamanan sistem komputer tanpa ijin, umumnya dengan maksud untuk mengakses komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut). Agar pengertiannya tidak ambigue, maka biasanya black-hat hacker disebut dengan cracker.

Sedangkan hacker secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black-hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.

Hacker bukanlah orang dengan nickname, screenname atau handlename yang lucu, konyol dan bodoh. Eric S Raymond menyebut bahwa menyembunyikan nama, sebenarnya hanyalah sebuah kenakalan, perilaku konyol yang menjadi ciri para cracker, warez d00dz dan para pecundang yang tidak berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Hacker adalah sebuah reputasi, mereka bangga dengan pekerjaan yang dilakukan dan ingin pekerjaan itu diasosiasikan dengan nama mereka yang sebenarnya.

Mudahnya kita analogikan seperti artikel saya sebelumnya, Ahli Kunci. Ahli kunci yang tidak professional bisa dengan mudah beralih profesi menjadi pencuri. Begitu pula Hacker jika tidak tidak professional bisa dengan mudah beralih profesi menjadi cracker.

Karena itu mulai sekarang mari lah kita bedakan antara Hacker dan Cracker dengan baik. Hacker dan Cracker sudah berbeda jauh artinya. Apalagi dengan Blogger, yang tidak ada sangkut pautnya dengan Hacker dan Cracker sama sekali.

Perbedaan penggunaan kata-kata ini memang terlihat remeh. Namun gara2 perbedaan ini, dunia maya sempat gempar. Terkait dengan ucapan seorang pakar telematika “Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu…,”. Sejatinya Blogger dan Hacker bukanlah penyerang sistem komputer manapun. Sungguh sangat disayangkan blogger seperti rosyidi.com, riyogarta.com, menteri perumahan rakyat Yusuf Ansyari, dll disamakan dengan cracker.

Memang sih ada yg merangkap profesi, namun itu hanya sebagian kecil. Sama halnya manusia memang ada yg pencuri, tapi bukan berarti semua manusia itu pencuri. Karena itu kami sangat berharap kepada seluruh pakar IT agar dapat mengedukasi masyarakat dengan benar.

sumber:
rosyidi.com

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik

Oleh: Amka

Undang-undang yang sejatinya memberikan kepastian hukum bagi penduduk dunia maya yang senantiasa menggunakan internet dan komputer dalam kehidupannya ini (menurut beberapa kalangan) malah memberikan ketidakpastian hukum, disebabkan adanya suatu pasal yang dianggap karet, karena indikator dan batas pengikatnya terlalu abstrak dan tidak jelas.

Lepas dari kontrovensi UU ITE ini, kita sebagai penduduk dunia maya yang tak lepas dari komputer dan internet dan juga sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya mengerti dan memahami undang-undang ITE ini, agar tidak salah langkah dan tersentuh hukum melalui tangan UU ITE ini.

Karena itu tidak ada salahnya bagi anda untuk mendownload UU ITE tersebut dalam format pdf, silahkan linknya ada disini

Rabu, 18 Mei 2011

Laptop Paling Awet

Pernah berpikir Laptop apa yang paling awet? Mengapa Laptop yang dibeli cepat rusak atau sangat awet. Mungkin Anda perlu menyimak hasil penelitian ini yang dilakukan oleh Square Trade, jadi Anda bisa tahu salah satu alasan mengapa Laptop cepat rusak atau sangat awet. Bagi yang belum punya, bisa saja jadi pedoman dalam hal membeli Laptop. Jadi, ini dia :


1. ASUS

Nama ASUS sepertinya cukup populer, baik dalam kalangan desktop maupun laptop. ASUS mendapat peringkat pertama karena dalam hasil uji coba, tingkat kerusakan dalam 2 tahun adalah dibawah 10%, sedangkan dalam 3 tahun adalah 15.6%. Walaupun ASUS berada di Peringkat 3 sebagai Top Vendor Dunia, namun tampaknya ASUS tidak akan kalah dalam hal kualitas daya tahan. Produk ASUS sendiri yang paling terkenal adalah ROG (Republic of Gamers) sebagai salah satu prasyarat Gaming Computer.


2. Toshiba

Toshiba tentunya sangat populer dengan tingkat keawetannya, dan juga harganya. Banyak yang beranggapan harga Toshiba sesuai dengan kualitasnya. Toshiba berada di peringkat kedua dengan persentase dibawah 10% dalam 2 tahun, dan 15.7% dalam 3 tahun. Perbedaan tipis dengan ASUS sebesar 0.01% tampaknya memang sudah membuktikan kalau Toshiba memang dirancang untuk tahan lama.


3. SONY

SONY cukup terkenal dengan salah satu produk laptopnya, yaitu VAIO. SONY menempati urutan ketiga dalam persentase tingkat kerusakan laptop. Dalam uji coba 2 tahun, SONY mendapatkan persentase diatas 10%, sedangkan dalam 3 tahun, persentasenya naik menjadi 16.8%. Walaupun tidak terpaut tipis dari ASUS dan Toshiba, SONY bisa dikatakan salah satu laptop terawet yang pernah ada.


4. Apple

Apple terkenal dengan sistem operasinya sendiri, yaitu Macintosh, serta merk laptopnya sendiri. Uji coba yang dilakukan pada merk ini menghasilkan persentase diatas 10% pada 2 tahun dan 17.4% dalam jangka waktu 3 tahun. Hal ini membuktikan bahwa Laptop Apple masih dapat dikatakan awet bagi penggunaan sistem operasi selain Windows.


5. DELL

DELL sepertinya lebih terkenal dengan salah satu produk gaming-nya, yaitu Alienware, suatu laptop yang benar-benar menawarkan performa gaming layaknya barang yang berasal dari luar bumi. Tinkat kerusakan DELL dalam 2 tahun adalah diatas 10%, sedangkan dalam 3 tahun, sudah mencapai 18.3%. Sepertinya, inilah Laptop yang paling menengah dalam tingkat kerusakannya.


6. Lenovo

Nama besar IBM masih saja membayangi produk ini. IBM yang sudah berubah menjadi Lenovo tentu saja harus menyamakan kualitasnya dengan produk terdahulunya. Walaupun begitu, persentase kerusakan 2 tahun sebesar sekitar 12.5% dan persentase 3 tahun sebesar 21.5% agaknya menjadikan Lenovo kurang begitu meyakinkan.


7. ACER

ACER merupakan laptop yang setidaknya paling umum digunakan dalam kalangan konsumen. Selain harganya yang relatif murah, ACER juga menawarkan perangkat yang lengkap. Namun sayangnya, ACER tidak terlalu bagus dalam hal awet karena persentase kerusakannya adalah hampir 15% dalam jangka waktu 2 tahun saja. Sementara itu, persentasenya akan meningkat menjadi 23.3% dalam waktu 3 tahun. Walaupun begitu, ACER mendapat gelar peringkat ke-2 dalam Top Vendor Dunia.


8. Gateway

Gateway merupakan salah satu vendor laptop dengan tingkat kerusakan yang hampir buruk dalam uji coba kali ini. Dalam 2 tahun, persentasenya hampir 15%, namun dalam 3 tahun akan naik menjadi 23.5%. Tingkat kerusakannya mungkin hampir sama dengan ACER.


9. HP

HP merupakan Top Vendor Pertama di dunia, namun sangat disayangkan bahwa HP mendapat predikat laptop yang paling mudah rusak dalam uji coba kali ini. Persentase kerusakan HP adalah diatas 15% dalam 2 tahun, sedangkan persentase kerusakan dalam 3 tahun adalah 25.6%. Tampaknya HP harus bergegas memperbarui komponennya agar tidak cepat mudah rusak.

Hasil ini berdasarkan penelitian dan uji coba yang dilakukan oleh Square Trade, sebuah penyedia jaminan garansi untuk barang elektronik di Amerika, yang telah menguji coba 9 merk laptop ternama di dunia dengan masing-masing 1000 laptop per merknya. Masing-masing laptop diuji daya tahannya dengan variabel waktu per 2 tahun dan 3 tahun.

Minggu, 15 Mei 2011

Cara Cepat Mencari Tulisan yang Anda Inginkan di Situs Ini

Ada banyak tulisan terdapat pada situs SMKN 1 Ampek Angkek ini, baik tulisan yang bersifat formal kedinasan maupun tulisan yang bersifat umum. Tapi tidak semuanya tampak di halaman depan. Apalagi jika anda belum tahu cara mencarinya. Padahal, mungkin beberapa tulisan yang tertimbun di halaman yang sudah terhimpit oleh tulisan baru, adalah tulisan yang bisa membantu anda.

Untuk itulah anda dianjurkan menggunakan kotak pencari (search). Caranya sangat mudah.

Pertama perhatikanlah kotak search pada situs ini, yang tampilannya seperti ini:

Cara Cepat Mencari Tulisan yang Anda Inginkan di Situs SMKN 1 Ampek Angkek


Kemudian ketiklah kata kunci dari tulisan yang anda inginkan. Anda tidak perlu mengetik judul yang panjang atau utuh. Misalnya anda ingin tahu bagaimana cara mencari tulisan tentang cara pendaftaran online untuk siswa baru di situs ini. Maka cukup anda ketik cara mendaftar online. Kemudian tekanlah tombol Enter pada keyboard atau klik tombol Cari. Contohnya seperti gambar dibawah ini.

Cara Cepat Mencari Tulisan yang Anda Inginkan di Situs SMKN 1 Ampek Angkek

Dalam sekejap akan muncul hasil pencarian sekian banyak tulisan yang berhubungan dengan kata kunci yang anda ketik. Dalam satu halaman tampilannya akan tampak 10 judul tulisan yang berhubungan. Pada contoh ini gambarnya hanya ditampilkan 2 baris tulisan hasil pencarian saja.

Cara Cepat Mencari Tulisan yang Anda Inginkan di Situs SMKN 1 Ampek Angkek

Cara Cepat Mencari Tulisan yang Anda Inginkan di Situs SMKN 1 Ampek Angkek



Anda tinggal memilih salah satu judul tulisan yang anda inginkan untuk dibaca. Anda tinggal klik sesuai keinginan anda. Pada contoh ini diklik tulisan yang diseleksi dengan warna kuning pada baris no.2 (sesuai dengan tulisan yang ingin dicari).

Tapi jika 10 judul yang ditampilkan tidak satu pun yang cocok dengan kebutuhan anda, maka anda bisa klik link halaman pencarian berikutnya. Anda tinggal klik salah satu angka halamannya (Lihat barisan angka dari No.1 sampai No.10 yang dilingkari berwarna merah).

Pada contoh ini diklik tulisan yang berjudul Cara Mendaftar Siswa Baru secara Online SMKN 1 Ampek Angkek.


Sesaat kemudian akan tampak halaman tulisan yang diklik akan terbuka di tabulasi baru. Lihat tabulasi yang dilingkari dengan warna merah. Lalu kliklah tabulasi tersebut. Atau tidak perlu diklik jika browser anda sudah langsung membawa anda pada halaman tersebut. Maka itulah halaman tulisan yang baru saja anda klik.

Cara Cepat Mencari Tulisan yang Anda Inginkan di Situs SMKN 1 Ampek Angkek


Selanjutnya jika anda sudah selesai dan ingin mengembalikan tampilannya seperti semula, maka kliklah tombol close dari kotak search. Atau tanda silang (x) yang terdapat pada pinggir kanan (lihat panah merah)

Cara Cepat Mencari Tulisan yang Anda Inginkan di Situs SMKN 1 Ampek Angkek


Maka begitu anda klik, tampilannya akan kembali seperti semula.
Selamat mencoba dan semoga berhasil menemukan tulisan yang anda inginkan.

Minggu, 01 Mei 2011

Hari Pendidikan Nasional

Mendengar kata pendidikan tentunya telinga kita sudah tidak asing lagi, apalagi
sebagai kaum akademis yang sehari-hari hidup dilingkungan pendidikan baik ditingkatan taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi tentunya kata pendidikan sudah sering kita dengar, akan tetapi kita juga sering kali bahkan banyak pelaku maupun objeck dari pendidikan tersebut yang belum faham tentang makna dan hakekat sebuah pendidikan.

Ketika kita melihat sebuah pendidikan tentunya ada dua sisi yang jelas dan nampak untuk mendefinisikan kata pendidikan walaupun tidak semudah dengan kita mendefinisikan sebuah pendidikan dengan melihat supra dan infra struktur saja, yakni ada tenaga pengajar, media pendidikan termasuk kelengkapan dan bangunan ada tenaga pendidik dan ada yang dididik, terlepas dari itu semua tentunya kita harus berfikir akan dibawa kemanakah arah pendidikan kita , tentunya tujuan dari pendidikan tidaklah sekedar proses alih budaya atau alih ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga sekaligus sebagai proses alih nilai moral (transfer of value).

Dari survei tahun ini Indonesia pada peringkat 69 menurut Indeks pembangunan pendidikan (education development index/EDI) menurut data tahun 2011 adalah 0,934. Nilai ini menempatkan Indonesia di posisi ke-69 dari 127 negara di dunia dan menurun dari tahun lalu.

EDI dikatakan tinggi jika mencapai 0,95-1. Kategori medium di atas 0,80, sedangkan kategori rendah di bawah 0,80.

Pasalnya, peringkat pendidikan menjadi tolok ukur kemajuan sebuah bangsa. Karena itu, dengan menurunnya peringkat pendidikan tersebut mudah dipahami jika kualitas manusia Indonesia pada umumnya rendah. Padahal, pemerintah telah merumuskan ‘peningkatan daya saing’ atau competitiveness sebagai salah satu pilar visi pendidikan nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah juga telah memperolah alokasi anggaran sebesar 20% dari APBN khusus untuk pendidikan. Berbagai kebijakan untuk mendukungnya juga telah dibuat, mulai dari perangkat yuridis, seperti Undang-Undang Guru dan Dosen, hingga kebijakan operasional seperti sertifikasi guru, PLPG, Program Pendidikan Guru (PPG), Duel Mode, Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), Ujian Nasional dsb. Semua kebijakan tersebut hakikatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Survei itu menggunakan empat tolok ukur, yaitu angka partisipasi pendidikan dasar, angka melek huruf pada anak usia 15 tahun ke atas, angka partisipasi menurut kesetaraan jender, dan angka bertahan siswa hingga kelas V sekolah dasar. Sekilas hasil yang dicapai Indonesia itu bisa dipahami. Sebab kenyataannya memang demikian. Dengan jumlah penduduk miskin hingga mencapai 40 juta orang dari 237 juta penduduk berdasarkan sensus tahun 2010 , maka mudah dimengerti jika angka partisipasi masuk sekolah dasar saja begitu rendah. Angka buta huruf juga masih sangat tinggi. Begitu juga dengan tolok ukur mengenai kesetaraan jender dalam praktik pendidikan masih jauh dari angka ideal. Kendati isu kesetaraan jender terus dikumandangkan dan pemerintah secara khusus mengangkat menteri untuk menangani masalah perempuan, pembangunan kesetaraan jender masih menemui banyak kendala di Indonesia. Malah ada yang menganggap kesetaraan jender adalah agenda masyarakat Barat dan bertentangan dengan nilai budaya bangsa, lebih-lebih nilai agama (Islam).

Untung tolok ukur yang dipakai lembaga survei tersebut mengenai pendidikan dasar. Saya yakin peringkat Indonesia akan jauh lebih rendah lagi jika menggunakan pendidikan tinggi sebagai wilayah pengukuran. Sekadar diketahui, angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi kita sangat rendah. Tahun 2014 pemerintah menargetkan APK kita mencapai 30 %. Dengan kondisi perekonomian masyarakat kita seperti saat ini, saya tidak begitu optimis angka tersebut bisa dicapai. Lebih parah lagi jika komponen serapan kerja para lulusan PT juga dipakai sebagai ukuran. Tentu peringkat Indonesia akan sangat jeblok. Sebab, setiap tahun tidak kurang dari 2 juta lulusan perguruan tinggi dari berbagai jurusan menganggur. Mereka ini menjadi beban berat pemerintah karena menjadi pengangguran intelektual.

Pendidikan bukan sekadar upaya atau sarana orang mencari pekerjaan, melainkan sebuah proses pendewasaan diri untuk bisa hidup bermartabat. Karena merupakan proses pendewasaan diri, maka pendidikan tidak akan pernah berakhir, sekalipun yang bersangkutan telah mapan secara material dalam hidupnya (education is life long). Dengan demikian, pendidikan bukan alat (means ) melainkan tujuan (ends). Serbagian besar masyarakat kita menganggap pendidikan merupakan alat atau sarana (means ) mencapai tujuan, sehingga begitu tujuan diraih, malka berakhir pula kegiatan pendidikan tersebut.

Mutu Pendidikan adalah tanggung jawab bersama.....

Selain meluruskan tujuan dan niat pendidikan, tugas kita semua juga ntuk menyadarkan bahwa pendidikan merupakan kegiatan kolektif yang melibatkan banyak unsur, mulai siswa itu sendiri, masyarakat, orangtua, pendidik, sarana dan prasarana, manajemen, beaya pendidikan, proses belajar mengajar, hingga campur tangan pemerintah. Belajar dari negara-negara yang sudah maju, kita bisa mengambil pelajaran berharga betapa pendidikan merupakan hajat semua orang. Karena itu, maju dan mundurnya pendidikan merupakan tanggung jawab semua orang.

Sebaliknya, di masyarakat kita pendidikan seolah hanya merupakan tanggung jawab guru atau sekolah dan pada tingkat negara pendidikan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan. Jika demikian cara pandangnya, maka sampai kapan pun pendidikan kita tidak akan pernah bisa semaju sebagaimana di negara-negara yang telah mencapai prestasi puncak dalam pendidikan.

Di tengah-tengah hiruk pikuk perpolitikan nasional kita saat ini ..... dan tampaknya akan terus berlangsung lama ..... perhatian pemerintah pun bisa tersedot pada hal-hal lain di luar tujuan pendidikan. Karena itu, wajar jika nilai atau prestasi kualitas pendidikan kita menurun dan sulit sekali bangkit dari peringkat 60- 70.

Sebagai bangsa, kita juga ingin berdiri gagah di tengah bangsa-bangsa lain yang lebih maju, tidak melalui perang, melainkan melalui prestasi akademik lewat pendidikan. Memang sulit untuk mencapai prestasi itu, tetapi bukan tidak mungkin asal semua pihak sebagaimana disebutkan di muka bergandeng tangan membangun pendidikan secara serius.

Selamat Hari Pendidikan Nasional; "Raih Prestasi, Junjung Tinggi Budi Pekerti".


Jumat, 29 April 2011

Selamat untuk Situs SMKN 1 Ampek Angkek

Hallo para Blogger SMKN 1 Ampek Angkek. Lama sudah kita berharap SMK 1 Ampek Angkek memanfaatkan Blog untuk sarana belajar mengajar, karena sarana untuk kegiatan tersebut sudah tersedia dengan layak di sekolah ini. Sebenarnya pengenalan media blog ini sudah lama berlangsung di kalangan guru SMKN 1 Ampek Angkek, bahkan ada diantara kita memang telah mendapatkan pengetahuan khusus tentang manfaat blog ini untuk mengajar. Akan tetapi belum tersedianya sarana internet disekolah atau terbatasnya kapasitas internet disekolah menjadi penghalang kreatifitas tersebut, he..he kalau diluar sana kan bayar.

Hari ini kita tak perlu bayar lagi, disekolah tersedia sarana yang cukup untuk warga sekolah untuk berinternet ria. Ayolah kawan... mari kita bangun bersama blog sekolah kita. Yuk... bareng-bareng menyampaikan ide dan gagasan seputar kegiatan mengajar, kegiatan belajar, suasana lingkungan, kondisi sekolah, atau apa saja yang dapat disampaikan secara tertulis disini. Mumpung sarananya sudah dibangun oleh sobat kita ERNAs mari kita bangun bersama, minimal mengalihkan ide retorika diwarung menjadi cerita mengelitik di blok ini.

Ngak usah takut atau malu, ngak usah juga mikirkan sesuatu secara formal, atau takut terjebak dengan hal yang ilmiah, karena ini dunia tulis menulis......
buang jauh semua ketakutan tersebut, semuanya mulai nulis seenak perut aja, kalau salah dapat diperbaiki kok sampai nanti kita paham sendiri, atau sudah bosan dengan tulisan lama dapat juga dihapus atau diperbaiki. Bagaimana caranya mari tanyakan melalui menulis di blok ini.

Ha.ha.. kayaknya mengajari aja... sorry ini saking senangnya dengan lahirnya blog SMKN 1 Ampek Angkek, tapi benar saya ucapkan selamat atas di publisnya blog ini dan terima kasih tuk Mr Ernas yang telah mengundang saya. Insyaallah aku akan berpartisipasi.

Rabu, 27 April 2011

Gadget VS Ponsel

Telepon selular (ponsel) atau lebih popular dengan HaPe sepertinya sekarang menjadi barang “wajib” yang melekat pada diri kita setiap hari. Tapi, sadarkah Anda, perangkat mobile ini telah mengambil alih fungsi berbagai barang yang dulu sering digunakan. Apa saja barang yang tergilas kecanggihan ponsel? Mengutip situs teknologi PC World, berikut adalah daftar barang-barang yang menjadi daftar “korban” keberadaan ponsel.

1. MP3 Player


Kapan terakhir kali Anda membawa pemutar musik digital ini? Ketika Apple memperkenalkan iPhone pada tahun 2007, era MP3 Player mulai meredup. Kendati Apple juga memproduksi iPod yang juga bisa digunakan sebagai alat pemutar musik, tapi penjualannya mulai menurun selama beberapa waktu.

2. Portable Game Consol




Consol game mulai ditinggalkan ketika orang dapat nge-game di ponsel. Apalagi Sony baru-baru ini meluncurkan ponsel khusus game dengan nama Sony Ericsson Xperia Play dan ada ribuan game yang tersedia di Android Market dan iTunes App Store. Tapi, setidaknya, masih ada para pecinta game yang tetap setiap pada portable game consol.

3. Kamera




Tak perlu lagi menenteng kamera untuk mengabadikan gambar. Kini, berbagai ponsel sudah dilengkapi fitur kamera dengan resolusi yang tak kalah dibanding kamera saku.

4. Video Player




Soal kemampuan memutar video, saat ini vendor ponsel sudah berlomba-lomba menghadirkan telepon yang dapat memutar video dengan mulus, layar yang lebih cerah dan tajam. Ada pula ponsel yang memiliki layanan untuk merekam video dan langsung dapat diunggah ke internet.

5. Alat Perekam Suara




Selain dapat digunakan untuk berkomunikasi, ponsel juga dilengkapi fitur perekam suara. Meskipun kapasitas suara yang direkam tergantung pada jenis ponselnya, layanan ini diperkirakan mampu menggerus pasar alat perekam.

6. Perangkat Navigasi GPS




Mengapa harus membeli perangkat GPS terpisah untuk dipasang pada mobil jika ponsel Anda dapat melakukan tugas yang sama? Berbagai perusahaan, seperti Garmin, Magellan, dan TomTom selama ini telah menyediakan perangkat navigasi GPS. Sekarang, mereka harus beralih dengan cara menawarkan aplikasi seperti Garmin StreetPilot, yang memberikan arah untuk pengguna smartphone.

7. Personal Digital Assistant (PDA)



PDA adalah perangkat cerdas yang mulai populer pada 2001. Saat itu, PDA dikenal sebagai Pocket PC karena di situ Anda bisa menulis berbagai catatan, menyimpan ribuan nomor telepon, dan sebagainya. Tapi, sekarang PDA mulai meredup karena ponsel dapat menggantikan seluruh fungsi yang ada di sana.

8. Jam Tangan




Tak perlu menengok pergelangan tangan Anda untuk mengetahui jam berapa sekarang. Di ponsel, fungsi jam sudah diatur secara otomatis sesuai dengan kinerjanya. Pengguna juga tak perlu repot mengganti baterai seperti pada jam tangan karena baterainya dapat diisi ulang.

9. Gulungan Peta




Apakah Anda masih menggunakan peta yang terpampang di atas kertas? Sekarang, melalui ponsel, Anda bisa menjelajahi wilayah mana saja karena layarnya akan menunjukkan daerah yang Anda maksud. Berbagai aplikasi peta juga sudah tersedia dan dapat diakses secara gratis, seperti Google Map, MapQuest, dan Bing.

10. Pager

Tekhnologi SMS yang murah dan praktis membuat pager semakin ditinggalkan, disamping lebih modern, ponsel mempunyai banyak fitur lain yang tak mungkin disusul pager.

11. Telephone rumah




Sejak keberadaan ponsel yang marak, banyak para pelanggan telepon rumah yang berbondong–bondong beralih ke ponsel, semakin murah tarif percakapan yang disediakan para provider, membuat para pengguna telepon rumah banyak melakukan pemutusan jaringan atau setidaknya hanya sebagai pengantar speedy.

12. kalkulator




Mungkin orang–orang yang membutuhkan kalkulator secara tidak rutin akan memilih untuk menggunakan ponsel, disamping tak membutuhkan perangkat lain dan selalu dibawa, sekarang banyak aplikasi kalkulator sains yang lebih canggih dan menampung lebih banyak digit.

Dari berbagai sumber

Ketika Tubuh Bicara

Mungkin banyak yang tak percaya, ternyata ketika kita melakukan komunikasi dari hari hari kehari, hanya 35 % komunikasi dilakukan dengan verbal (kata-kata, kalimat atau suara). 65% kita berkomunikasi menggunakan bahasa non verbal, komunikasi yang dilakukan dengan berbagai bahasa isyarat. Wah.... ini tentu bukan hanya ditebak- tebak, tapi adalah hasil penelitian seorang pakar komunikasi Albert Mehrabian.

Menurut beliau berkomunikasi dengan kata-kata hanya berdampak sebesar 7 %, tetapi berkomunikasi dengan nada suara, infleksi dan bunyi yang lain-lain berdampak sebesar 38% terhadap komunikan. Nah.... contoh ini agak gampang dianalisa, ketika kita suruh orang pergi dari suatu tempat yang berbahaya biasanya responnya pasti menganalisa dulu bahkan ada yang menanggapi dengan cara acuh tak acuk, walau ada juga yang langsung berangkat. Tetapi ketika ditempat tersebut kita bunyikan suara yang menakutkan dengan nada keras biasanya langsung direspon dengan cepat. Artinya efek suara lebih besar dari efek kata-kata.

Nah sekarang kita bahas berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Bahasa isyarat, bahasa yang disampaikan dengan gerakkan, mimik, ekspresi wajah, atau simbol-simbol yang dibangun dengan bagian tubuh kita atau ringkasnya berbicara/berkomunkasi dengan anggota tubuh. Anggota tubuh dimulai dari kepala sampai ke ujung kaki, anda bisa bayangkan berbagai bentuk gerak yang dapat dilakukan dengan tubuh, termasuk emosi, mimik yang sangat dipengaruhi oleh situasi emosional kita. Pokoknya seluruh anggota tubuh kita dapat berbicara dan menyampaikan pesan sesuai suasana hati kita. Bahasa keren bahasa tubuh ini adalah gestur.

Ketika tubuh bicara atau bahasa tubuh setiap orang tentu saja berbeda walau menyampaikan pesan yang sama. Dari penelitian para pakar komunikasi ternyata ada bahasa tubuh yang bersifat universal dan ada yang bersifat lokal. Sifat-sifat alami seperti sedih, senang dan marah ternyata hampir diekspresikan sama diseluruh budaya di dunia, walaupun ada perbedaanya tetapi banyak kemiripannya. Seperti sedih, hampir semuanya mengungkapkannya dengan menangis, muka lesu dan lemas, kening berkerut, walau ada juga yang mengungkapkannya dengan cara berteriak sepuas-puasnya. Begitu juga dengan perasaan senang, hampir semuanya diungkapkan dengan senyuman dan wajah berseri, walau ada juga yang bersorak-sorak. Orang akan menggangguk untuk mengatakan iya atau setuju dan menggeleng untuk mengatakan tidak atau tidak setuju. Nampaknya bahasa tubuh menganggukkan kepala merupakan bahasa tubuh yang dibawa sejak lahir buktinya adalah bayi ketika sudah kenyang minum susu, ia akan menggeleng untuk menolak payudara ibunya.
Nah bagaimana kita menerima pesan dari bahasa tubuh sesorang tersebut, bukankah ada bahasa tubuh kamuflase atau berbohong atau sebenarnya tidak sedang berkomunikasi.

Tidaklah semua gerakkan tubuh dapat dikategorikan sebagai bahasa tubuh. Seseorang mengangkat gelas berisi air untuk diminum bukanlah sebuah komunikasi karena tidak ada pesan tersirat dari gerakkan tersebut melainkan rutinitas biologis setiap orang. Bahasa tubuh yang dapat dikatakan sebagai bahasa isyarat adalah apabila gerakkan yang timbul atau dibuat ketika berhadapan dengan lawan bicara atau sedang berkomunikasi dengan orang lain. Atau ketika seseorang sedang mengekspresikan sesuatu yang berkaitan dengan perasaan emosi seseorang. Oke.... kita perlu contoh bari bahasa tubuh tersebut, umpamanya seseorang mengacungkan jempol tetapi terbalik pada sesorang ini adalah menyatakan meremehkan orang lawan komunikasinya. Atau seseorang menutupkan telunjuk pada bibirnya sambil mendesis itu adalah tanda menyuruh diam dan mohon ketenangan. Nah tentu perlu penjelasan kondisi bahasa isyarat berdasarkan konteksnya (nantikan tulisan selanjutnya), tetapi tidak semuanya gerakkan berarti bahasa isyarat. Seseorang menggaruk-garuk kepala karena ketombe bukanlah berarti dia sedang menyatakan sesuatu pada lawan komunikasinya, beda dengan sesorang ditanya tetapi tak mampu menjawab lalu menggaruk kepala berarti kebingungan. Mungkin juga keduanya berada pada kondisi bersamaan, tetapi keduanya memberikan penjelasan berbeda.

Nah bagaimana pula kalau bahasa tubuh yang kamuflase atau membohongi audien. Tentu ini tidaklah sulit untuk memberikan contohnya, karena saat ini masyarakat kita sedang demam dengan sinetron atau infotaimen. Seorang Olga Syahputra harus tersenyum ketika harus membawakan acara dahsyat yang uforia dan gembira, tetapi sesungguhnya Olga sedang bersedih karena mungkin salah seorang keluarganya sedang sakit. Nah Ketika Olga tersenyum saat membawakan acara tersebut bukanlah mengkomunikasikan suasana hati yang sesungguhnya. Karena komunikasi dengan tubuh lebih banyak dipengaruhi oleh suasana hati atau emosi kita sewaktu melahirkan gerakkan tersebut, sehingga gerakkan yang dikondisikan dengan skenario bukanlah menjadi bagian dari bahasa tubuh atau bahasa tubuh kamuflase/bohong.

Oke..... membicarakan bahasa tubuh tentu kita akan melihat perbedaan tabiat seseorang. Tabiat tentu saja mempelajari budaya banyak orang, banyak kebudayaan. nah... pada bahasan selanjutnya akan dijelaskan bahasa tubuh berdasarkan bagian tubuh, berdasarkan perbedaan budaya dan jarak komunikasi. Nanti Tulisan selanjutnya di Bloparia

Arifinto Korban Situs Porno


Arfinto sebagai seorang anggota dewan RI, utusan/wakil dari partai PKS dan sekaligus secara umum dia adalah wakil dari rakyat Indonesia, tentunya Arifinto bukanlah orang sembarangan. Tentulah dia orang yang berpengetahuan apakah itu di bidang politik atau dibidang agama dan juga berwawasan tentunya.

Sesuai dengan kapasitasnya itu dan harapan rakyat, seyogyanyalah Arifinto memikirkan nasib rakyat. Apakah itu untuk meningkatkan kesejahteraannya ataupun memperbaiki moral nya yang semakin hari semakin parah saja, yang seakan - akan menuju titik kehancuran. Namun apakah yang terjadi ? Adakah arifinto memikirkan bagaimana cara memperbaiki kesejahteraan rakyat? Ataupun memikirkan cara memperbaiki bobroknya moral dan rendahnya mental bangsa ini?

Pastinya ditengah tengah hebonya rapat mengenai rencana pembangunan gedung DPR yang baru itu, Arifinto tertangkap basah sedang menikmati situs porno melalui laptopnya. Aha, kalau demikian caranya, bagai mungkin seorang Arifinto memperbaiki kebobrokkan moral yang sedang melanda bangsa ini, sementara moralnya sendiri nggak beres, nggak karukaruan, nggak becus. Aha ha..ha..ha..ha bagaimana mungkin Arifinto dapat diharapkan untuk turut memecahkan persoalan pembangunan gedung DPR yang baru itu, sementara ia terangsang oleh gambar-gambar porno yang ada dihadapan matanya.

Namun demikian Arifinto adalah korban dari situs porno. Sayang seribu kali sayang , sebagai akibatnya dia harus meninggalkan jabatan yang mulia itu.

Arifinto hanyalah salah seorang korban dari sekian banyak korban dari situs porno. Masih banyak lagi korban-korban lainnya. Siapakah mereka ? Mereka adalah para generasi muda, suatu generasi yang diharapkan kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa . Bagaimana jadinaya nasib moral bangsa Indonesia kelak , seandainya genarasi- generasi muda yang hobinya menikmati situs porno yang jadi pemimpin bangsa kelak?

Jawabnya mudah. Kembalikan saja persolannya ke Arifinto. Arifinto yang baru saja mengenal dunia maya telah keranjingan buka situs porno, sehingga mengakibatkan dia lupa bahwa dia sedang menjalankan tugasnya. Apalagi generasi-generasi muda korban situs porno itu yang menjadi Arifinto atau jadi pemimpin, wah tentu akan lebih gawat lagi !!!! Sungguh memprihatinkan.Renungkanlah.

Senin, 25 April 2011

Membuat Angka Terbilang di Excel

Oleh Amka
Menerjemahkan angka ke dalam kata-kata dengan program Microsoft Excel dengan bantuan aplikasi Visual Basic for Application dan nantinya akan dikenali sebagai macro. Fungsi dalam list program yang dipakai nantinya sebenarnya dapat digunakan pada aplikasi MS Office atau aplikasi Visual Basic lainnya. Fungsi tersebut akan berguna untuk menerjemahkan angka ke dalam kata-kata sampai dengan 15 digit termasuk nilai ..... desimal (ratusan trilian apabila tanpa nilai desimal). Angka 15 digit ini merupakan nilai yang dapat ditampung MS Excel sebelum dirubah ke nilai exponen.

Langkah-langkanya adalah:
1. Buka aplikasi MS Excel,
2. Pada workbook baru pada sheet mana saja pilihlah Tools > Macro > Visual Basic Editor atau dengan shortcut Alt+F11.
3. Setelah itu akan muncul window baru bertitle Microsoft Visual Basic. Setelah itu, pilih Insert > Module. Pada Module 1 yang baru dibuat, letakkan kursor pada bagian Code. Apabila belum muncul atau beralih ke bagian tersebut pilih View > Code (F7).
4. Pada lembar kosong tersebut copy paste-kan list program pada file terbilang.txt. kalau belum ada silahkan download dulu. Lihat Setelah Anda selesai mengcopy pilih File > Close and Return to Microsoft Excel untuk kembali ke workbook
5. Simpan workbook tersebut, namai misalnya terbilang.xls.
6. Sekarang Anda dapat mencoba fungsi tersebut dalam sheet mana saja dalam workbook tersebut. Misalnya Anda ketikan pada cell A1 angka berapa saja. Pilih cell yang akan menampung terjemahan kata-katanya, misalnya di A2.
7. Pilih Insert > Function…, maka akan muncul dialog box daftar fungsi di MS Excel. Lihat Dari daftar dalam Function category, pilihlah User Defined, sehingga dalam daftar di Function name muncul nama fungsi terbilang, pilih fungsi tersebut kemudian klik OK, atau anda dapat mengkopi file excelnya disini lalu simpan dalam lembar kerja anda, kemudian anda dapat mencoba angka baru yang diinginkan, jika terjadi peringatan seperti ini "Security Warning Macros have been disabled" klik options, lalu ceklist enable this content, lalu ok.

Berikut contoh penulisan fungsi tersebut, agar semua awal kata besar tambahkan dengan fungsi PROPER, semua kata menjadi kapital, tambahkan dengan fungsi UPPER, kecil semua dengan fungsi LOWER, dan jika ingin dibelakang ada kata Rupiah tambahkan dibelakang rumus terbilang dengan &" Rupiah"